Hamba Allah yang baik itu adalah - tidak marah - tepat waktu rapat - pemaaf - suka tersenyum - tidak membuang sampah sembarangan - tidak bergunjing - tidak melanggar peraturan - tidak berbohong - memenuhi janji " (tidak ingkar janji) - tidak mencela - tidak mengungkit" kesalahan orang lain - sederhana - adil - menegakkan system - Tidak kkn - suka tabayyun, dll.
Jadi kalau lebih spesifik, hamba Allah yang baik adalah yang berperilaku seperti diatas. Bila tidak, itu adalah orang jahat. Perilaku adil aplikasinya adalah menegakkan sistem dan aturan. Orang yang melanggar sistem dan aturan adalah orang tidak adil (jahat). Memotong antrian, melanggar lampu merah, favoritisme, itu semua adalah perilaku jahat.
Orang yang suka menolong orang lain dengan cara melanggar sistem adalah orang jahat. Kita biasanya kalau kita dibantu secara melanggar aturan kita katakan orang yang membantu (mengenakkan) kita, kita sebut orang baik. Kita katakan baik sekali ya orang ini. Padahal Orang baik (orang yang adil) adalah orang yang membuat kita taat aturan bukan sebalik nya.
semua orang (kalau mau) bisa menjadi pemimpin yang mengubah. Bahkan mengubah sangat banyak pun bisa. Bagi yang mau caranyapun mudah, yaitu memiliki akhlak Mulia. seorang yang memiliki akhlak mulia, sadar atau tidak sadar sebenarnya sudah banyak mengubah.
Kisah Dr. Gary Miller, Sang Penantang Al Quran : “Melakukan Riset Panjang Untuk Mencari Kesalahan Al Qur’an ”
Gary Miller, adalah seorang ilmuwan matematika asal Kanada.Selain menjadi anggota dewan ahli di universitas, Miller juga aktif sebagai misionaris Kristen. Miller adalah ilmuwan yang sangat meminati bidang logika dan hal-hal logis.Pada awalnya, dia berpikir bahwa Al-Qur’an yang turun 14 abad yang lalu itu hanya membahas berbagai masalah di masa lalu. Namun seiring dengan menguatnya arus Islam di Barat, Miller pun terdorong untuk mempelajari Al-Quran lebih mendalam dengan tujuan mencari celah-celah kesalahannya, sekaligus membuktikan ketidakotentikan kitab suci umat Muslim itu. Miller mengatakan, “Mulai hari itu, saya membaca Al-Quran untuk mencari celah-celah kesalahan kitab ini. Melalui usaha ini, saya berharap dapat mengangkat derajat pemeluk agama Kristen di hadapan ummat Islam.” Dikatakannya pula, “Karena Al-Quran diturunkan 14 Abad yang lalu di padang pasir, saya berpikir bahwa kitab ini sangat terbelakang serta dipenuhi dengan kekurangan. Namun semakin saya membaca Al-Quran, saya ...
Komentar
Posting Komentar