Langsung ke konten utama

Sudah Bahagia-kah kita Sekarang ini ?

Manusia saat ini dibanding masa-masa yang sebelumnya, benar" sudah mencapai apa saja yang dulu adalah merupakan hal yang mustahil bahkan mengimpikan-nya saja pun tidak. Pesan yang dulu memakan waktu berbulan bulan diantar-kan oleh merpati pos, sekarang bisa dilakukan dalam detik yang sama via email, dan sebagainya.

Manusia bisa melihat pada detik yang sama apa yang terjadi di stadion sepak bola di Brazil secara live. Manusia menjelajah kemana saja diinginkannya. Baik lewat teknologi maupun langsung terbang dengan pesawat kemana saja. Memakan mie yang dulu membuat api dan memasaknya bisa memakan waktu satu jam, sekarang dengan microwave dalam hitungan detik. Manusia sudah bisa melakukan apa saja, menjelajah kemana pun yang diinginkannya.

Tapi apakah manusia menjadi lebih bahagia ? Menjadi lebih bersyukur ? Penjelajahan kemana-mana dan bisa mewujudkan apapun yang diinginkan, ternyata tidak memberikan kebahagiaan dan ketenangan pada manusia. untuk mewujudkan ketenangan dan kebahagiaan, apa sebenarnya yang harus dilakukan manusia dan bagaimana melakukannya ? Ternyata penjelajahan keluar tidak memberikan apa" kepada manusia.

Manusia perlu menjelajah kedalam hatinya. Satu"nya yang dibutuhkan manusia adalah Tuhan-nya yang untuk itulah manusia diciptakan. Penjelajahan nya dilakukan lewat salat, zikir, tahajjud ditengah malam buta, menghayati merenungkan firman"Nya, hati yang bersih, tawadhu, dan bersih dari niat " yang selain ridha Nya. Manusia tidak akan bahagia, bila manusia tidak menunaikan untuk apa dia diciptakan. Lakukan lah jangan bertangguh menjadi hamba Allah yang diridhoi Nya..

  

By AFAYIN CHANNEL  

Read Article Online

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Janganlah Melampaui Batas

 Beberapa hari yang lalu Saya membaca koran, ada sebuah bengkel terbakar habis karena seorang montir disitu menyalakan rokok dan api menyambarnya. Itulah alasannya mengapa di setiap bengkel, spbu, pabrik, bahkan dihutan pun selalu ada peringatan dilarang merokok. Terhadap peringatan tersebut sering kita berpikir, ini berlebih"an. Masakkan di kantin bengkel saja tidak boleh merokok, atau ditengah hutan begini apa salahnya menyulut sebatang rokok dan seterusnya. Ternyata berdasarkan fakta diatas tadi larangan merokok diberbagai tempat bukan sesuatu yang berlebih"an sudah seharusnya begitu dan yang mengabaikan peringatan itu benar" melampaui batas. sangat terasa bahwa kerja adalah ibadah, yang menjadi bekal dikampung akhirat kelak, juga sekaligus memberi banyak sekali kebaikan dikampung dunia ini. Bekerjalah karena bersyukur. Demikianlah ketika kita melihat orang-orang yang bersikap Zuhud dan wara' Kita berpikir ah..... Gak gitu" amat lah, longgarlah sedikit... Dan...

Kisah Dr. Gary Miller, Sang Penantang Al Quran : “Melakukan Riset Panjang Untuk Mencari Kesalahan Al Qur’an ”

Gary Miller, adalah seorang ilmuwan matematika asal Kanada.Selain menjadi anggota dewan ahli di universitas, Miller juga aktif sebagai misionaris Kristen. Miller adalah ilmuwan yang sangat meminati bidang logika dan hal-hal logis.Pada awalnya, dia berpikir bahwa Al-Qur’an yang turun 14 abad yang lalu itu hanya membahas berbagai masalah di masa lalu. Namun seiring dengan menguatnya arus Islam di Barat, Miller pun terdorong untuk mempelajari Al-Quran lebih mendalam dengan tujuan mencari celah-celah kesalahannya, sekaligus membuktikan ketidakotentikan kitab suci umat Muslim itu. Miller mengatakan, “Mulai hari itu, saya membaca Al-Quran untuk mencari celah-celah kesalahan kitab ini. Melalui usaha ini, saya berharap dapat mengangkat derajat pemeluk agama Kristen di hadapan ummat Islam.” Dikatakannya pula, “Karena Al-Quran diturunkan 14 Abad yang lalu di padang pasir, saya berpikir bahwa kitab ini sangat terbelakang serta dipenuhi dengan kekurangan. Namun semakin saya membaca Al-Quran, saya ...

TENTANG QUADRANT PIKIRAN

Pada Quadrant waktu, Kita bisa melihat siapa Kita. Bila Kita banyak menghabiskan waktu pada Quadrant penting tidak mendesak, berarti Kita bisa diperkirakan adalah orang" yang hidup nya efektif dan efisien, mengerjakan hal" yang benar dengan cara yang benar. Sebalik nya bila Kita banyak menghabiskan waktu pada Quadrant tidak penting tidak mendesak, maka Kita bisa digolongkan orang yang merugi, mengerjakan hal" yang tidak penting dan tidak berguna sama sekali. Apa boleh buat, Kita adalah orang yang tidak berguna. Dalam Islam, manusia diingatkan agar jangan berkata kata serta berbuat sia sia. Bahwa apa yang Kita kerjakan, dimana Kita berada, itu ditentukan oleh apa yang Kita pikirkan. Kita adalah apa yang Kita pikirkan. Lalu dari situlah timbul keputusan apa yang kita lakukan dan dimana Kita berada. Dapat diperkirakan bila Kita sering di mall dan window shopping, maka isi pikiran Kita adalah tentang barang branded dan yang semacam itu. Sering di Mesjid artinya pikiran Kita ...